Puisi Mbak Iin


 KEPADA CINTA

Aroma melati disanggul rambutmu
yang lain tergulung molek dengan cahya berkilauan
Hatiku berdegup kencang
Dengan seribu serdadu perang
Menabuh genderang

Urai rambutmu bagaikan
gemuruh air terjun
Sejuk dan pekatnya menjadi candu
Yang merobek alam sadarku

Hmmm....
Geram-geram hati 
Yang meletup-letup
Bagai pijar lava di dasar merapi
Pandangan mataku yang terbunuh olehmu
Tak mampu bangkit dari pesonamu

Wahai ophium...
Sesak napasku
Dalam jerat candu asmaramu.


*Some where @ different oxygent*


 TERBUANG

Ke ruang hampa
Hanya ada aku
Tanpa makna
Tanpa cahaya
Tanpa pesona

Aku saja....
Menelan ludahku
Sendiri yang masih tersisa
Mengais ngais
Harapku sendiri
Apakah masih ada..??

Aku masih disini
Terbuang
Dalam keramaian
Menjadi tiada
Dalam kehampaan


23 August 16


 MUSAFIR

Hanya ini yang kau punya
harapan yang masih menyala
Dalam perjalanan
yang kau tak tahu
masih lama 
Atau sudah waktunya

Hanya ini yang kau ada
Napas satu-satu
Yang entah kapan menjadi kelu

Hanya ini yang kau mampu
Menyusuri jalanan bisu
Entah tinggal sepenggal
Ataukah tak berujung


23 August 16



DEBU

Yang masuk ke matamu
saat angin berhembus kencang
Engkau sempat memaki
Mengusapnya kasar!!
Dan mengeluarkannya kembali

Aahhh...
Hanya debu
begitu pikirmu
tentang keberadaanku

Kadang melayang
terhempas
terpijak
tapi aku masih ada
walau tak terlihat
tapi aku yakin
kau merasainya


Mm..23 august 16 



KAU ADALAH AKU

Wahai kamu
Yang menjelma
Dari sirna menjadi cahaya

Wahai kamu
Yang menyatu
Jadi rindu dalam
Kepak sayap kupu-kupu

Kamulah cinta sebenar
Kamulah kasih hakiki
Merayap rayap
Dari perut bumi

Kamu adalah aku
Yang berkejaran 
Menuju nirwana


Noplace anywhere...**


3 komentar untuk "Puisi Mbak Iin"

  1. Selamat Ulangtahun yaa mbak Iin yang cantikk, cutih, cangsing, caik cati, cidak combong dan cajin cenabung....heheh :D :P

    BalasHapus
  2. Semoga puisi puisi indah selalu menghiasi.Selamat ulang tahun mbak Iin semoga diberikan kesehatan,kemurahan rezeki & makin sayang sama keluarga.your secret admire.

    BalasHapus