Ramadan sudah dekat, beruntun pesan pesan masuk dalam rangka permohonan maaf. Gampang balasnya, mainkan jari, copas, kirim.
Mudah jari menuliskan kata maaf dan memaafkan. Tetapi, setelah ditelisik dalam hati ada gundah, karena ternyata memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti itu tidak mudah.
Rasa sakit, marah, benci menjelma menjadi zombi yang menyeramkan. Menyebabkan perilaku yang tidak pada tempatnya. Perilaku yang menyebalkan, nyleneh bahkan kadang ngaco dan ngawur.
Demikian yang kadang terjadi pada sebagian orang. Bagaimana dengan anda?
Semoga hati kita seputih salju sebening air murni, sehingga terlepas dari semua beban dan mudah maaf memaafkan.
Mohon maafkan saya, bila mungkin belum bisa tulus mohon maaf dan memaafkan.
Semoga tulisan ini dapat menjadi perantara, sehingga Alloh memudahkan kita dalam maaf memaafkan. Menghantarkan kita semua kepada keberkahan Ramadhan yang berbuah ketaqwaan dan menjadi wasilah bertemu kembali nanti di surgaNya. Aamiin.
Posting Komentar untuk "Maaf"