Makna sahabat menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah teman atau kawan. Sedang makna sejati adalah sebenarnya, tulen, asli, murni, tidak ada campurannya. Jadi Sahabat sejati adalah sahabat yang sebenarnya, murni tidak bercampur. Seorang sahabat sejati adalah orang yang tidak ingin dirimu
menderita, akan memberimu semangat ketika engkau sedang terpuruk, mengingatkan dikala salah dan khilaf, menghibur dikala sedih. Sahabat tidak ikut mencaci ketika orang lain mencacimu.
Lalu bagaimana kriteria sahabat yang baik? Lukman Alhakim menasihati anaknya, "wahai anakku setelah kau mendapatkan keimanan kepada
Allah, maka carilah teman yg baik dan tulus. Perumpamaan teman yg baik seperti “pohon” jika kau
duduk di bawahnya dia dapat menaungimu, jika kau mengambil buahnya dapat kau makan. Dan jika ia tak bermanfaat untukmu ia juga tak akan
membahayakan-mu."
Sedangkan kriteria sahabat menurut Imam al-Ghazali ada dua belas :
- Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu.
- Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu.
- Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya.
- Jika kau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik.
- Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu.
- Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya.
- Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh.
- Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi.
- Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu.
- Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu.
- Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu.
- Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.
Persahabatan memang tidak didapat dengan instan atau cepat, biasanya membutuhkan proses. Persahabatan terjadi biasanya karena adanya kesamaan, seperti hobi, karakter atau mungkin karena sama sekolahnya atau daerahnya dan lain-lain.
Persahabatan juga tidak selalu mulus, kadang membuat ill feel, kadang marahan, jengkel dan sebagainya. Tetapi itu adalah bumbu-bumbu kehidupan yang justru akan menambah indahnya sebuah persahabatan. Itu menunjukkan bahwa persahabatan itu bertumbuh dan berkembang. Ada berbagai warna yang membuat persahabatan makin dewasa.

Posting Komentar untuk "Sahabat Sejati"