![]() |
| formasi komplit |
Eits..guyoon. Ra mungkin
lali.
Reuni kanca lawas Brosot ’90
menurutku adalah peristiwa besar. Setidaknya buat diriku. Alasannya jelas,
ketemu kanca lawas. Cuma itu? Apa bedanya dengan teman teman SD, SMA atau
kuliah? Kok SMP begitu istimewa? (buatku). Tapi Boleh boleh saja jika tulisan
ini mewakili perasaan kalian juga.
Pertama, SMP itu adalah masa
puber pertama. Kalo di ndesaku sunat itu dilakukan setelah lulus SD. Ada juga
sih yg sunat setelah di SMP (hayoooo…sopooo..ngacung…aku ngerti, lho..). Nah,
karena umur masuk smp itu juga masa masa puber di mulai, apalagi di pacu dengan
sunat. Tentunya semakin mendorong terbentuknya hormon hormon tanda dewasa. Pun
yang perempuan. Biasanya umur umur segitu juga waktunya mengalami haid pertama.
Dan diikuti tanda tanda kedewasaan yang lain.
Hormon dewasa itu salah
satunya adalah hormone yang membuat tertarik pada lawan jenis. Mbuh juga kalo
ada yang tertarik pada sejenis yaa…:D .
Macam macam pengekpresiannya.,
Ada yang pinjam buku, ada yang ngeteri jambu, ada yang mbarengi ngepit, ada
yang metikin kembang Ganyong ,ada yang lirik lirik curi pandang, bahkan dari
pantulan sebuah cincin juga ada. Diancam kakak kelas supaya jangan mendekati siswi
yang ditaksirnya juga jadi cerita serem yang asik. Dan yang paling banyak
adalah diam saja. Kemudian hanya menjadi cerita rahasia yang tersimpan rapi sampai
sekarang.
![]() |
| Formasi A |
Nah, kejadian kejadian ini
yang selalu menjadi cerita pertama saat bertemu kanca lawas. Tertawa lepas,
mentertwakan diri sendiri. Membodoh bodohkan diri sendiri. Cerita dimarahin pak
darto karena tidak turun sepeda saat melewati halamna sekolah, cerita jajan nggak
bayar di Pak Zan, cerita di toilet sekolah dan lain lain. Kemudian disambung
dengan cerita cerita dihukum saat upacara, cerita pramuka. Makan nasi dicampur indomi
dan bumbunya, nyalain kompor paravin yang nggak nyala nyala, kemudian datang
kakak kelas menjadi hero. Pura pura masuk angin biar di tenda p3k, dan lain
lain.
Setelah puas cerita masa lalu
kemudian lirik lirik. Sopo to kae? Bul lali kabeh karo rupane kancane, hehehhe…Sing
tobat ya sing menyimpan rahasia kumau. Nyawang wajah pujaan sembari senyum
senyum, ngeling eling masa lalu…dan tetap rahasia.
Nah, itu kira kira yang
terjadi saat reuni.
![]() |
| Formasi B |
Kemudian suasana menjadi
membosankan setelah ada yang mencoba serius. Berbicara menyampaikan pendapat ingin
menjadikan sekumpulan kanca lawas yang ngumpul ini menjadi bermanfaat. Paling
nggak untuk diri sendiri, teman temannya, dan alumninya. Ustadz Ki Ageng Kali
Segara menyampaikan, apapun yang kita lakukan ini tidak lain dan tidak bukan
adalah untuk bahagia. Dan sebisa mungkin kita bagi kebahagian ini. Dan jangan
lupa, apapun yang kita kerjakan sebisa mungkin selalu diniatkan untuk Tholabul
‘ilmi.
![]() |
| Formasi C |
Dan memang sudah terbukti,
bahwa kanca lawas smp brosot ’90 ini sudah membawa manfaat buat adik adik
kelasnya yg masih menuntut ilmu. Yaitu berupa beasiswa. Alhamdulillah, semoga
berkah, menjadi pahala kebaikan buat kita semua. Aamiin.
Ada juga yang mengusulkan
untuk patungan membeli hewan ternak kemudian digaduhkan. Hasilnya untuk
kebaikan. Bisa untuk membantu teman teman seangkatan yang membutuhkan bantuan.
Lha mari, kalo memang niat dan bersungguh sungguh, monggo kita realisasikan.
![]() |
| Formasi D |
Silahkan mengingat ingat wajah wajah kanca lawas brosot 90. Nek wajah pujaan mesti kelingan, yoo...ning rahasia. Hanya Aku, Kau, dan pohon cemara udang belakang itu..cihuiiii....
Nhaaaa...ini versi slide show nya. Selamat baper..





Posting Komentar untuk "Kanca Lawas SMP Brosot '90"