Kembali membaca berita, patah hati yang kemudian mematikan hati. Yah, memang patah hati itu sakit kawan. Dunia serasa runtuh, lemah lunglai tidak tahu dan tidak bisa berbuat apa. Sumpek kalau orang jawa bilang.
Satu yang harus di ingat kawan, berpegang kuatlah pada tali agama Alloh. Hati boleh patah, bahkan dunia boleh runtuh, tetapi pegang kuat, cengkeram kuat, jangan sampai lepas. Insya Alloh, ada pertolongan Alloh, ada jalan keluar, ada solusi, ada pelajaran dibalik semua itu.
Pertolongan? Jalan keluar? Solusi? Pelajaran? Iyaa, semua itu. Alloh tidak membuat sesuatu itu tanpa maksud kawan. Bisa jadi patah hati itu lebih baik terjadi agar kita terhindar dari sakit yang lebih sakit. Bisa jadi dengan hati yang patah, Alloh akan menjadikan kita lebih dewasa, lebih kuat, lebih baik. Dan bisa jadi Alloh telah menyiapkan seseorang yang jauh lebih baik dari dia yang membuat patah hati. Itu artinya Alloh sedang menurunkan kuasaNya, menolong hambanya, mengeluarkannya dari masalah kepada solusi.
Kuncinya adalah khusnudzon, berbaik sangka kepada Alloh. Fokus dan sibukkan diri dengan Alloh, kenapa kita ada di titik ini. Bukan fokus dan sibuk pada orang yang telah membuat kita patah dan bermasalah.
"Aahh Eti, sok tahu banget kamu. Kamu tidak rasakan penderitaanku. Belum tentu kamu dapat seperti apa yang engkau katakan seperti diatas itu kalau mengalaminya!"
Iyess, bisa jadi benar. Belum tentu saya dapat melampaui semua itu dengan mudah. Tetapi paling tidak saya pernah menuliskannya, saya pernah menyampaikannya, dan ini juga merupakan harapan dan doa, semoga saya termasuk orang-orang yang selalu berpegang kepada tali agama Alloh. Dan semoga engkau juga kawan, yang membaca, yang like, yang komen, yang share, pun yang sedang merasakan patah.
~~
*Inspirasi dari siaran langsung PI
~~~
*Spesial tx tuk orang-orang yang pernah membuatku patah.
Posting Komentar untuk "Patah Hati"