Selasa, 2 Agustus 2016. Hari yang full agenda. Pagi sampai siang ada meeting di Sleman. Lanjut jam 14.00 rapat yayasan di Sentolo, biasanya sampai magrib. Tetapi agenda kedua saya cancel demi menghadiri undangan dari sahabat sejati.
Ceritanya nih, ada temu kangen bunda-bunda cantik shaliha dari grup SMP kita (hihi pede aja, semua cantik dan shaliha, aamiin). Sekalian karena Mbak Rosana Idawati dan suami akan tindak haji, maka dibarengkan untuk mangayubagyo tindak hajinya beliau berdua.
Setelah ditimbang dan dipertimbangkan maka acara di tetapkan Selasa, bakda ashar 2 Agustus 2016. Saya percaya diri jam 15.30 sudah sampai. Ternyata saya lagi-lagi telat sampai lokasi jam 16.30. Hehe. Maaf karena jam 14.30 baru otewe dari jakal jalan padet pulak.
Seneng, ketemuan lagi. Tambah seneng disambut ramah oleh Bapak Ibu mbak Ida. Banyak nasihat di berikan, alhamdulillah. Semoga silaturahim ini berkah. Apalagi Ibunda Mbak Ida mengeluarkan semua persediaan di dapur. Hihihi, lengkaplah kebahagiaan kita. (Bunda-bunda tidak boleh jauh dari makanan, heee).
Terharu banget, karena Ibunda Mbak Ida menangis saat menasihati dan melepas kepergian kami. Beneran menangis bahagia lhoh, bukan karena menangis makanannya kita habisin. Hihihi. (Ini terharu kok cekikikan ya, Geje heee).
Sedianya kami akan hadir berbanyak, tetapi Mbak Siti Ulfati terpaksa tidak dapt hadir karena takziah ke tetangga yaitu Mbak Sar soto deket Kali Progo, semoga khusnul khotimah. Mbak Tutut ibunda mertua dan prunannya sakit. Mbak Rina Wibawanti sampai jam 16.00 belum selesai jadwal dinasnya di RSU. Mbak Nurbanat, sedang diklat. Mbak Esti Wahyuni masih ada tugas negara juga. Mbak Arum fullday dinasnya gak bisa ditinggalin. Mbak Asih jam kantor kondur jam 17.00 jadi tidak bisa hadir. Begitu juga Mbak Lis dan Mbak Tri karena kesibukan yang tidak bisa ditinggal, terpaksa tidak bisa hadir juga.
Bersepuluh kami, Mbak yuni datang paling awal langsung ke lokasi. Disusul rombongan Mbak Ipuk, Mbak Tiwi, Mbak Marsih (meski sakit tetap datang, semoga segera sembuh Mbak), Mbak Nurwendah, Mbak Sriningsih, Mbak Sulis, Mbak Rina Yunanti. Yang selanjutnya saya hadir jam setengah lima bersama krucil. (Lakon ki teko keri xixixi : P ). Dan terakhir jam limaan Mbak Ita Nuncy, alhamdulillah body guardnya lakon. ( haha dibalang srandal).
Tidak lengkap tanpa poto-poto. Hehe. Gak isin-isin narsis karena hanya akan di aplut di grup Bunda saja. Meski akhirnya Mbak Ipuk salah kirim aplut potonya. Hikss, Mbak Ipukkk, pingin njiwit sek cuilikk, Hihihi. Tetapi alhamdulillah yang aneh-aneh termasuk "kereta tomas" gak keliru aplut. Xixixi. (ya gak Mbak Sulis? Auuww!!....aku dijiwit....haha)
Sebenarnya terasa kurang lama, ngobrolnya sebentar, masih kangen tetapi hari sudah sore kami harus pulang. Sebelumnya sempat rebutan siapa yang akan matur. Eh bukan rebutan, tetapi iren, pada gak mau semua. Akhirnya sek waras ngalah lah. Saya yang matur. (Glodak...haduhh dibandem theklek. Hahaha).
Serunya emak-emak yaa gini. Makan sudah ngabis-ngabisin, eh pulang masih bawa-bawa. Beruntung saya bawa krucil dan bagasi luas. Xixixixi. (Iihh kek gini kok diomongin, saru ah. Haha). Gakpapa, ada temennya, Mbak Wik dan Mbak Ipuk juga bawa pasukan. (Sstt mereka lebih banyak bawa lho. Wkwkwk, aku di plirik i :D ).
Udah ah nulisnya, pegel typo terus nih, editnya berkali-kali heheh. Pokoknya, Love you all Bunda Canshol, rindu berat kepada bunda yang tidak bisa datang juga bunda-bunda yang nun jauh disana, Mbak Win, Mbak Iin, Mbak Ambar, Mbak Nety, Mbak Tiwi Surya, mbak Sari, pokok e semua Bunda SMP angkatan kita. :-)
Akhir kata, semoga Mbak Ida dan suami menjadi haji yang mabrur, dan kita semua nanti segera dapat menyusul haji juga yaa dan menjadi haji mabrur juga. Aamiin.
Insya Alloh kita akan dipertemukan lagi dalam keberkahan. Aamiin.
Posting Komentar untuk "Temu Kangen Bunda Cantik Shaliha"